Kabar Senentang, Sintang - Kasus tender bermasalah di BPBD Kab. Sintang yang viral beberapa waktu lalu karena terkait nama beberapa pejabat seperti PPK, Anggota DPRD Kab. Sintang dari Partai PKB dan pejabat teras eksekutif nomor 2 Kab. Sintang seolah senyap saja.
![]() |
| Gambar SPM 1 |
Baca berita sebelumnya :
Di akhir pekan kemarin media sempat bertemu Ketua LSM Somasi di sebuah Warkop sederhana seputaran Tugu Sebeji Sintang. Media mempertanyakan kembali masalah kedua paket pekerjaan tender tersebut.
![]() |
| Gambar SPM 2 |
Menurut Ketua LSM Somasi tersebut bahwa kasus ini sudah dikonsultasikan ke aparat penegak hukum minggu lalu.
Tetapi perkembangan saat ini telah terjadi penarikan uang muka 30%. Kemudian dari informasi sepihak telah terjadi jual beli paket di bawah tangan.
Hal ini menjadi perhatian serius LSM Somasi atas perkembangan lapangan tersebut.
Indikasinya kedua paket tersebut sarat mark up maka terjadi perebutan tender, intervensi oknum pihak legislatif dan eksekutif serta terjadinya jual beli paket di bawah tangan.
Hal ini akan kita sampaikan lagi ke aparat penegak hukum untuk ditindak lanjuti kata Ketua LSM Somasi menutup perbincangan.

