LSM Somasi Sayangkan Partai NASDEM Miliki Kader Rudy Andryas Anggota DPRD Kab. Sintang Yang Minim Nilai Positif

Kabar Senentang, Sintang - Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua LSM Somasi Arbudin saat ditemui oleh media yang hendak mempertanyakan kembali alasan mendasar rencana melaporkan Rudy Andryas anggota DPRD Kabupaten Sintang dari Partai NASDEM ke DPP NASDEM.

Berita sebelumnya: Baca selengkapnya:

Gambar Ilustrasi Anggota Koperasi Bingung

LSM Somasi serius untuk melaporkan masalah ini, jelas Arbudin.
Hal tersebut disebabkan Rudy Andryas sama sekali tidak memiliki karakter atau sifat positif yang dapat diteladani selayaknya seorang kader Partai NASDEM.

Dari kasus dualisme kepengurusan Koperasi Sinar Boluh Prima (SBP) Serawai dapat ditelusuri dengan jelas keterlibatan Rudy Andryas sebagai kader Partai NASDEM yang sangat tidak patut dilakukan oleh yang bersangkutan dan sangat tidak layak menjadi contoh atau teladan bagi orang lain, papar Ketua LSM Somasi dengan nada kesal.
https://kabarsenentang.blogspot.com/2025/04/oknum-anggota-dprd-kab-sintang.html

Pertama, Rudy Andryas yang pada bulan Pebruari 2025 lalu baru saja 3 (tiga) bulan menjadi anggota Koperasi tetapi memaksakan diri menjadi pengurus Koperasi SBP Serawai dengan mengabaikan aturan atau melanggar aturan hukum yang termuat dalam AD/ART Koperasi SBP yang mewajibkan minimal 2 (dua) tahun menjadi anggota Koperasi baru dapat dicalonkan atau dipilih menjadi pengurus atau Ketua Koperasi.

Kedua, Rudy Andryas dengan sengaja memanipulasi kondisi maupun proses pemilihan pengurus koperasi dengan kekuatan permodalannya atau uang nya dimana hal ini bertentangan dengan karakter seorang kader Partai NASDEM.

Ketiga, Rudy Andryas dengan sengaja mengacuhkan atau melawan Surat Resmi dari Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Perindakop UKM Kab. Sintang untuk melakukan proses pemilihan ulang pengurus Koperasi SBP sesuai ketentuan dalam AD/ART bahkan dengan sengaja Rudy Andryas bertindak menduduki Kantor Koperasi SBP untuk menggagalkan proses pemilihan ulang. Tindakan Rudy Andryas tidak patut dan tidak sesuai dengan perilaku dari seorang kader NASDEM.

Keempat, Rudy Andryas dengan kekuatan modal dan keuangannya secara sengaja membentuk kepengurusan yang tidak sah dimana terdapat anggotanya bukan anggota koperasi, membuat kisruh akibat dualisme kepengurusan, memotong uang petani/anggota koperasi bahkan menahan uang salah seorang anggota koperasi hampir sejumlah 100 juta rupiah. Tindakan ini jelas sangat berlawanan dengan karakter seharusnya seorang kader Partai NASDEM.

Kita semua tahu bahkan masyarakat luas mengetahui bahwa Partai NASDEM (Nasional Demokrat) adalah Partai yang fokus pada gerakan perubahan "Restorasi Indonesia" untuk mengembalikan semangat kebangsaan, menegakkan demokrasi sehat, dan pemerintahan transparan.
Perjuangan utamanya meliputi konsistensi politik gagasan, budaya politik tanpa mahar, supremasi hukum, dan nasionalisme.
NASDEM konsisten menjadi partai modern yang mengutamakan kepentingan bangsa.
Sebagai partai yang aktif sejak 2011, NASDEM terus memperjuangkan keteladanan dalam berpolitik untuk kemajuan bangsa dan negara.

Rudy Andryas sebagai Anggota DPRD Kab. Sintang dari Partai NASDEM tentu sangat jauh, tidak memiliki nilai positif bahkan sebenarnya tidak layak menjadi contoh dari seorang kader Partai NASDEM akibat perilakunya yang tidak sesuai dengan perjuangan Partai NASDEM.

Inilah yang hendak LSM Somasi laporkan ke DPP NASDEM kata Arbudin menutup pembicaraan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak